Carut-Marut Atau Karut-Marut?


Ditulis oleh Eki Qushay Akhwan

Pernah mempertanyakan mana yang benar di antara dua kata majemuk ini:

Carut-marut atau karut-marut?

Karena terbiasa membaca atau mendengar kata carut-marut sejak di sekolah dasar dulu, dan nyaris tidak pernah membaca atau mendengar kata karut-marut sampai baru-baru ini, saya langsung curiga ketika menjumpai penggunaan kata karut-marut.

Jangan-jangan, karut-marut adalah kasus mutasi yang sama seperti yang menimpa kata pasca yang kemudian dibaca paska oleh orang-orang yang tak mengerti.

Ternyata saya salah.

Carut-marut dan karut-marut, dua-duannya benar. Hanya, artinya memang berbeda. Ini dia kata KBBI:

Carut berarti keji, kotor, atau cabul. Sehingga carut-marut berarti ‘berbagai perkataan keji’.

Sementara itu, kata karut berarti kusut atau kacau. Maka, karut-marut berarti ‘kusut (kacau) tidak karuan; rusuh dan bingung; bohong dan banyak dustanya’.

Jadi, kalau kita berbicara mengenai suatu keadaan, maka kata yang tepat adalah karut-marut. Sementara kalau kita ingin menggambarkan suatu perkataan, maka carut-marutlah yang tepat untuk digunakan.

Tapi, jangan coba-coba mengganti kata pascasarjana dengan paskasarjana, karena tidak ada imbuhan paska dalam bahasa Indonesia. Dan dalam bahasa Inggris pun (sebagaimana mungkin disangkakan oleh orang-orang yang tidak tahu), tidak ada imbuhan pasca. Padanan imbuhan pasca dalam bahasa Inggris adalah post. Maka, bahasa Inggris untuk pascasarjana adalah postgraduate.

4 pemikiran pada “Carut-Marut Atau Karut-Marut?

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s