Malas – Bising – Bebal


Tak terasa, ternyata bulan ini belum ada satupun tulisan yang saya buat untuk blog ini.

Malas. Mungkin.

Tapi kadang-kadang memang begitu. Meskipun banyak peristiwa menarik dalam hidup dan inspirasi pun tak kurang, jiwa ini bergeming saja. Bebal dan tak tergerak.

Apa sebab?

Malas. Mungkin. Tapi bagiku malas bukan penyebab, tapi justru akibat. Karena jika jiwa telah bergeliat – dan tergerakkan – maka malas tak mungkin ada. Sirna, seketika. Semua akan bergerak trengginas – seperti kijang.

Penyebab malas adalah karena jiwa menutup diri dari stimulus apapun yang mencoba membangunkannya.

Pada diri saya, itu biasanya terjadi karena terlalu banyak ‘noise’ (ingar-bingar) yang membuat jiwa jadi tak mampu mendengar suaranya sendiri. Drowned (kata orang Inggeris).

Akhir-akhir ini memang otak dan hati saya sedang dipenuhi oleh ingar-bingar yang membuat jiwa saya mati kata (dan mati kutu). Lalu iapun tutup mulut dan memilih tidur.

Karena aku tahu sebabnya, sebenarnya mudah saja untuk membangunkannya lagi dan membuatnya berbicara lagi. Aku hanya perlu tenang, meredam segala palu dan genderang yang bertalu-talu di kepala dan hati. Seperti bermeditasi, begitulah.

Tapi ternyata tenang lebih mudah diucapkan daripada dihadirkan. Saat ini tenang belum mau dihadirkan, atau dipaksa hadir. Ingar-bingar itu masih terus terdengar, bahkan saat mata telah terpejam dan mantra-mantra pengundang peri tidur telah diucapkan.

Besok, mungkin. Ia akan hadir lagi.

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s