Kuliah Online (Kulon)


Minggu ini saya mulai menjadi mahasiswa lagi. Kuliah lagi. Di Amerika lagi.

Yuuupp!😀

Tapi kali ini saya tidak harus berangkat ke Amerika seperti delapan tahun yang lalu. Saya juga tidak harus pergi ke kampus sesuai jadwal, duduk di kelas mendengarkan dosen, berdiskusi di kelas dengan teman-teman, membaca buku, dan mengerjakan tugas-tugas layaknya mahasiswa biasa.

Saya kuliah online (kulon).

Ini pengalaman kulon pertama saya, pengalaman kedua belajar jarak jauh.

Dulu – sebelum zaman internet – saya pernah belajar fotografi jarak jauh dari sebuah sekolah fotografi terkenal di New York. Karena belum ada jaringan maya terhubung seperti sekarang, bahan pelajaran dan tugas-tugas dikirim lewat pos. Tugas-tugas yang telah  saya selesaikan juga  dikirim kembali lewat pos. Setelah itu saya menunggu umpan balik dan penilaian dari instruktur serta bahan pelajaran selanjutnya,  yang juga dikirim lewat pos. Cukup ribet dan makan waktu.

Sekarang berbeda. Semua bahan sudah disediakan di daring (dalam jaringan). Saya tinggal mengklik tautan dan/atau mengunduh bahan yang diberikan. Dalam hitungan  detik, semua bahan yang harus saya pelajari sudah ada di depan mata.

Interaksi dengan dosen dan mahasiswa lain juga terjadi nyaris seketika. Saya bisa membaca, menanggapi, dan mengemukakan pendapat di ‘kelas’ tanpa harus melepas kaos singlet, sarung, atau celana pendek saya. Saya bahkan bisa bolak balik ke dapur untuk bikin kopi atau mi instan ketika sedang “berada di dalam kelas.” (Saya bisa begini karena untuk perkuliahan yang satu ini belum ada video conference, jadi ngga kelihatan kalau saya ngga pakai baju atau sambil duduk di WC juga.😉 :oops: )

Asyik, kan?

Saya mendapat beasiswa untuk mengambil mata kuliah PBL (Project-Based Learning) di Linguistics Department, American English Institute, University of Oregon. Teman-teman sekelas saya kebanyakan berasal dari Indonesia dan RRC. Ruang kelas saya sementara ada di sini.

Untuk orang-orang yang melek internet, ruang kelas virtual ini cukup mudah digunakan. Tapi tetap saja ada kesalahan-kesalahan kecil navigasi yang saya lakukan di minggu pertama ini. Misalnya: menempatkan response saya di tempat yang salah dan baru sadar setelah lewat tenggat.

Wuiihh …, gawat!

Padahal response itulah salah satu unsur yang dinilai dalam perkuliahan ini.

🙄

(Berdoa, mudah-mudahan ini tidak menyebabkan saya mendapat nilai C atau tidak lulus. Malu, kaaan??)

2 pemikiran pada “Kuliah Online (Kulon)

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s