Hari-hari Pertama di Bethlehem (Bagian Pertama)


Ini bagian keenam dari serial My American Stories. Bagian kelima ada di sini.

Perjalanan darat dari Philadelphia ke Allentown ternyata tidak terlalu lama. Cuma sekitar satu jam. Sekitar pukul lima sore saya sudah tiba di Lehigh Valley International Airport (kodenya ABE, kepanjangan dari Allentown, Bethlehem, Easton — kota-kota yang dilayani oleh bandara ini). Dari bandara saya naik taksi dan diantarkan ke universitas.

Kesan pertama ketika sampai di universitas: sepi! Saya bahkan tidak menyadari taksi sudah sampai di kampus karena kami tidak melewati gerbang sama sekali. Tahu-tahu saja taksi sudah berhenti di depan gedung yang nama dan alamatnya saya berikan kepada sopir. Kalau bukan karena papan nama yang ada di depan gedung, saya pasti masih ragu-ragu saya sudah sampai di alamat yang dituju. Perasaan saya agak campur aduk waktu itu. Benarkah ini universitas tempat saya akan menuntut ilmu dua tahun ke depan? Kenapa sepi sekali? Apakah memang universitas ini kecil? Kenapa tidak ada gerbang? Jangan-jangan universitas ini cuma punya beberapa gedung saja seperti universitas-universitas swasta kecil di tanah air. Maklum, ini memang universitas swasta. Cuma itu yang saya tahu.

Dari website-nya, yang dulu sempat saya tengok sebelum memutuskan untuk menerima tawaran dari universitas ini, kampusnya memang tampak indah dengan gedung-gedung tua dari batu yang mirip kastil-kastil di Eropa Abad Pertengahan. Tapi di mana semua itu? Kenapa saya hanya melihat gedung kecil yang tampak modern ini? Jangan-jangan gedung-gedung tua dari batu yang saya lihat di website itu adalah bagian dari kotanya, dan cuma gedung-gedung kecil inilah yang milik universitas.

Dengan pertanyaan-pertanyaan itulah saya masuk ke dalam gedung yang ternyata salah satu gedung administratif tempat International Office berkantor. Sesuai petunjuk, saya menemui Bill Hunter, direkturnya. Ternyata dia memang tengah menunggu kedatangan saya. Dari dia saya menerima beberapa petunjuk dan sebuah amplop titipan dari IIE yang berisi beberapa dokumen beasiswa yang saya terima dan sebuah cek allowace (tunjangan) untuk memulai kehidupan saya sebagai mahasiswa dan biaya hidup bulan pertama. Namun, ketika dia bertanya saya akan tinggal di mana, saya menjadi bingung.

Sebelum berangkat, saya memang sempat mencari apartemen dan bahkan mengajukan aplikasi untuk tinggal di university housing. Tapi karena university housing penuh dan daftar tempat-tempat kos yang diberikan universitas tidak bisa saya hubungi atau saya lihat lewat website, saya memutuskan untuk menunda keputusan saya untuk memilih tempat tinggal sampai saya sampai di tempat. Ternyata keputusan itu kurang tepat. Bill menyarankan saya sementara tinggal di hotel  (yang tarifnya tidak murah, sekitar $60 per malam) sebelum saya mendapatkan tempat tinggal. Tentu saja saya keberatan, dan meminta alternatif yang lebih murah. Setelah menelepon sana sini, akhirnya saya ditempatkan di university guest house, yang tarifnya $12 per malam. Bill cuma mengingatkan bahwa guest house itu sebenarnya tidak siap huni, karena kamar-kamarnya tidak dilengkapi dengan sprei dan bantal. Hanya ada ranjang dan kasur. Kamar mandi ada, di luar kamar. Dapur juga ada, tapi perlengkapan makannya tidak tersedia. Tak apalah, saya pikir. Toh ini tempat tinggal sementara. Lagipula di tanah air dulu saya juga pernah tinggal di tempat kos yang lebih buruk dari itu. Yang penting affordable.

Di wisma itu ternyata ada dua mahasiswa asing lain yang senasib dengan saya. Satu laki-laki, satu perempuan. Satu dari Republik Georgia dan satu lagi dari Perancis. Merekalah teman-teman pertama saya di kampus. Si laki-laki  — Vakhtang Dolidze namanya — berasal dari Republik Georgia (yang dulu bagian dari Uni Soviet). Si perempuan, Monique, berasal dari Perancis.

(Bersambung)

3 pemikiran pada “Hari-hari Pertama di Bethlehem (Bagian Pertama)

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s