Politik Dan Kebodohan


Di akun Twitter dan Facebook saya kemarin saya menulis, “Perbuatan yang bermotif politik seringkali membuat pelakunya tampak tak bermoral dan bodoh.”

Itu tanda kejengkelan saya. Saya sangat kesal dengan perbuatan orang-orang tertentu yang berilmu tinggi dan seharusnya pintar, tapi perbuatannya tampak bodoh, hanya karena yang bersangkutan ingin unjuk kuasa. Tidak konsisten, karena kepentingan-kepentingan pribadinya lebih berkuasa daripada otak dan ilmunya.

Itulah politik. Nalar dan ilmu seringkali terpinggirkan (dan dipinggirkan) demi sebuah kepentingan. Yang lebih menyedihkan tentu kalau kepentingan itu kepentingan pribadi atau kepentingan golongan yang lebih sempit. Kemaslahatan umum menjadi tergadaikan, kepentingan jangka panjang tersingkirkan, rasa keadilan terabaikan.

Terlalu banyak contoh dalam masyarakat kita tentang kejadian-kejadian seperti itu. Pemimpin-pemimpin yang bergelar tinggi, pintar, tapi perbuatannya tampak bodoh dan melukai rasa keadilan mamumnya.

Saya tidak punya rasa takzim pada pemimpin-pemimpin yang seperti itu. Mereka merusak dan tidak amanah.

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s