Ketika Diam (Telah) Berbicara


Aku membaca di balik kata-kata,
di balik bisu dan diam.
Mulutmu boleh jadi terkunci,
tapi udara yang kau hela
lalu kau hembuskan
telah merambah semesta
dan membisikkan rahasiamu
di telingaku.
Tak ada lagi dusta —
semua tirai telah terbuka.

________________________________

Eki Akhwan,
22 April 2013

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s