Salju Mulai Turun


Catatan di Polandia #12

Setelah dua kali turun salju ringan dua minggu terakhir ini, sore tadi (6 Desember 2013), akhirnya salju turun cukup lebat.

Dari kemarin sore, angin sudah bertiup cukup kencang. Mungkin imbas dari badai Xaver yang melanda Eropa Utara dua hari terakhir ini, yang sejauh ini — menurut berita — telah mengakibatkan sekurang-kurangnya tujuh korban meninggal dunia di Polandia, Jerman, Swedia, Denmark, dan Inggris. Di Polandia utara, konon, hari ini aliran listrik terputus dan mengakibatkan 400.000 rumah tak teraliri listrik. Di Warsawa, yang terletak di pedalaman dan jauh dari laut, imbas Xaver tak begitu terasa, kecuali angin yang bertiup cukup kencang dan salju yang turun cukup lebat.

Tadi pagi, waktu saya berangkat ke kantor, udara sebenarnya relatif “hangat”, dan meskipun tampak malu-malu, matahari masih terlihat. Suhunya saya lihat 1 derajat. Lewat tengah hari, salju ringan mulai turun. Sekitar pukul 3 sore, barulah salju turun cukup lebat.

Untunglah hari ini saya tak perlu keluar dari kantor. Namum waktu pulang tadi, sekitar pukul 19:30, saya terpaksa harus berjalan dengan pelan-pelan dan hati-hati karena trotoir diselimuti salju yang sudah membeku dan licin. Pengalaman saya di Amerika dulu, yang sempat kepengkok (tergelincir dan jatuh tersungkur) gara-gara memakai sepatu tak bersol khusus untuk permukaan bersalju dan berjalan terlalu cepat, membuat saya lebih hati-hati.

Gara-gara angin kencang dan salju yang turun cukup lebat itu pula rupanya jadwal bus kota jadi terganggu. Saya sempat menunggu lebih dari satu jam di halte, nyaris beku, dan menelepon Pak Eko Dewanto, salah seorang staf KBRI, untuk menanyakan apakah memang ada perubahan jadwal bus dan meminta tolong. Untunglah bus yang saya tunggu itu akhirnya datang sebelum saya berubah menjadi manusia salju🙂 .

Ini pemandangan trotoar dari halte bus menuju ke rumah yang sempat saya foto ketika turun dari bus tadi:

Pemandangan trotoir dari halte bus menuju ke rumah malam ini.
Pemandangan trotoir dari halte bus menuju ke rumah malam ini.

7 pemikiran pada “Salju Mulai Turun

  1. Sebulan di Kielce, mulai merindukan saudara sebangsa…

    Rumah keluarga tempat saya tinggal adalah bangunan baru, keluarga ini juga menggunakan radiator heater tetapi juga membuat tungku penghangat untuk kayu bakar seperti jaman dulu.

      1. Kebetulan saya bekerja untuk wisatawan di Bali, Lombok, Komodo hingga Raja Ampat, kelurga Poland ini setiap tahun selalu mengunjungi Indonesia dan kami mengurus perjalanan mereka. Desember kemarin saya cuti lalu menerima undangan mereka untuk mengunjungi Poland.

        Salam kenal pak Eki.

    1. Dalam bahasa Indonesia seharusnya trotoar. Dalam bahasa aslinya, trottoire.🙂 *Cermat sekali teman yang satu ini*

      Mungkin di rumah-rumah tua dan kastil masih ada. Tapi di apartemen modern sudah diganti dengan radiator.

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s