Berangkat ke Jerman


Catatan di Polandia #15

Saya berangkat ke Jerman malam ini. Sebelum berangkat saya sempatkan untuk menulis pos ini, karena di bus nanti mungkin saya tak akan bisa menulis dan mempublikasikan tulisan saya, meskipun — konon — di bus yang akan membawa saya ke Berlin ada fasilitas WiFi.

Ini jalan-jalan pertama ke luar Polandia sejak saya tiba di sini, mungkin juga yang terakhir untuk perjalanan kali ini, karena setelah tanggal 30 nanti masa berlaku visa schengen saya akan berakhir, dan saya tidak akan bisa keluar dari Polandia.

Jalan-jalan ini sebenarnya sudah lama saya rencanakan. Sejak sebelum berangkat ke sini, saya bercita-cita ingin mengunjungi beberapa tempat yang masyhur di Eropa: Paris, Amsterdam, Vienna … Namun karena bekal saya terbatas dan karena hal-hal lain, tampaknya saya tidak akan bisa mewujudkan keinginan itu kali ini. Mudah-mudahan lain kali akan ada kesempatan lain — dengan biaya sendiri atau karena perjalanan dinas — untuk menjelajah tempat-tempat yang saya cita-citakan itu.

Meskipun sudah direncanakan, perjalanan kali ini terjadi dengan mendadak. Selama ini saya kesulitan memesan tiket bus, kereta api, atau pesawat terbang karena saya tidak mempunyai rekening bank di sini. Kartu kredit yang saya bawa dari tanahair juga tak dapat dipakai karena untuk melakukan transasksi online, bank penerbit kartu meminta saya mengisikan kode keamanan yang mereka kirimkan lewat SMS ke nomor yang saya daftarkan. Nomor itu tak hidup di sini. Jadi, terpaksalah saya tidak bisa memakainya. Untungnya, tadi teman di kantor ada yang menolong saya melakukan transaksi dengan menggunakan kartu bank dia, dan saya membayar tunai pada dia, untuk membali tiket yang saya butuhkan.

Suasana di Warsawa sudah kental berwarna Natal. Orang-orang sibuk membeli hadiah dan segala persiapan Natal, juga bersiap-siap untuk pulang kampung — mirip seperti suasana di tanahair ketika menjelang Idul Fitri. Natalan bersama — bukan ibadahnya, tapi berkumpul dan makan-makannya — juga menjadi ‘kesibukan’ banyak orang di sini, sehingga banyak mahasiswa saya yang bolos kuliah minggu ini.

Suasana kota sendiri tidak semeriah atau sesemarak suasana Natal di kota-kota besar di Indonesia. Agak mengejutkan, memang, di negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik, suasana Natal justru tak semeriah di tanahair kita yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Mungkin ini cuma kesan saya, yang kurang suka berjalan-jalan ke pusat-pusat perbelanjaan. Di tanahair, Natal barangkali bukan cuma perayaan keagamaan, namun juga perayaan konsumerisme yang meriah dirayakan oleh para saudagar dan pemilik toko dan mal. Sementara di sini, Natal benar-benar perayaan keagamaan yang khidmat. Mungkin begitu. Saya tidak tahu pasti.

Berbicara tentang Natal, barangkali teman-teman di tanahair membayangkan white Christmas yang putih penuh salju. Umumnya memang demikian. Namun Natal tahun ini diprakirakan akan menjadi Natal yang ‘kering’ dan hangat. Salju tidak akan turun dan suhu pada tanggal 25 Desember nanti diprakirakan justru akan hangat, di kisaran angka 7 derajat.

Di luar kebiasaan? Aneh?

Ya begitulah. Sementara salju turun lebat di Timur Tengah beberapa hari lalu — di Mesir, konon itu salju pertama dalam kurun lebih dari seabad, di Eropa, yang letaknya jauh lebih ke utara, saat ini justru udara tidak terlalu dingin untuk ukuran musim dingin. Siklus iklim di bumi tampaknya memang sedang kacau. Akibat pemanasan global? Mungkin.

Baiklah, saya akhiri catatan saya kali ini. Saya harus segera berangkat. Oleh-oleh cerita dari Jerman, atau tepatnya ibukota Jerman, Berlin, insyaallah nanti akan saya tulis ketika saya sudah kembali.

Salam.

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s