Pembom Bunuh Diri


Meskipun sudah berkali-kali terjadi, saya tetap tidak dapat mengerti orang-orang yang mau meledakkan dirinya sendiri demi membunuh orang-orang di sekitarnya. Apalagi kalau itu dilakukan atas nama agama.

Mungkin orang-orang seperti itu percaya dan menyangka dia akan menjadi martir, syuhada yang mati syahid demi membela agamanya, atau tuhannya. Mungkin dia menyangka akan masuk syurga karena pengorbanannya.

Tapi bukankah Tuhan melarang kita untuk bunuh diri (QS 4:29)? Bahkan, konon, bunuh diri adalah salah satu dosa besar yang tak terampuni dan pelakunya akan diazab dengan cara dia membunuh dirinya sendiri, berulang-ulang dan berkekalan (Al Hadis).

Sungguh telah keblinger orang-orang semacam itu. Syurga yang didamba, neraka yang diterima. Tuhan yang mereka kira telah mereka bela, tapi ternyata setan lah yang telah mereka perhamba.

Bukankah Tuhan juga telah melarang kita membunuh manusia tanpa alasan yang benar (QS 17:33)*)? Dan bukankah perbuatan itu adalah salah satu dosa besar yang membinasakan, yang pelakunya diancam dengan Jahanam yang berkekalan atau diharamkan mencium bau syurga (Al Hadis)?

Sungguh telah keblinger orang-orang semacam itu. Syurga yang didamba, neraka yang diterima. Tuhan yang mereka kira telah mereka bela, tapi ternyata setan lah yang telah mereka perhamba.

Konon begitulah keadaan di akhir zaman. Dajal pun bersorban dan menggunakan nama Tuhan untuk menyebarkan kengerian dan kebinasaan.

____________

*) Dalam peperangan ketika kita diperangi, diusir dari tanah air kita, dan dirampas harta benda dan hak hidup kita.

Iklan

Satu pemikiran pada “Pembom Bunuh Diri

  1. Faktanya Rata2 mereka lahir dan besar dalam kemiskinan. Contoh pelaku teroris bom bali dan teroeris lain. Lahir di solo, lampung, sragen, poso wilayah yang miskin pendidikan agama kurang. Baru belajar agama pas alami susahnya cari kerjaan. Akhirnya ketemu guru orang yang salah. Terkadang intelejen2 main. Intelejen luar supaya indo tak stabil atau dalam untuk alihkan perhatian publik dalam kasus kasus besar (EKTP).
    Kenalan saya ada yang beraliran isis dr lampung, dia kuliah lagi di sini. Dia suka latihan2 teroris. Pas kesni k kota besar g tau apa itu LDII yang mau dia masukin padahal LDII beraliran tradisional anti ISIS. Ya karena isis-er emang mereka orang2 kurang ilmu agama, kurang ekonomi penuh putus asa dalam ketakpastian ekonomi n negara.
    Lalu akhirnya belajar agama di Rodja TV akhirnya ekstrimisnya jadi pudar selama 2 tahun d bandung dia jadi berubah jadi gak ekstrim setalah ngaji dj rodja TV karena tau memberontak pada pemerintah adalah haram. Bahkan demo juga para salafi RodjaTV melarang harus manut dan mendoakan pemerintah.
    Ideologi sesat obatnya ideologi bkn senjata.

Thank you for reading. I'd love to hear from you.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s